Maling Sepeda Perwira Marinir TNI-AL Ditangkap, 7 Tersangka Ditahan Polda Metro
Maling Sepeda Perwira Marinir TNI-AL Ditangkap, 7 Tersangka Ditahan Polda Metro
SRIPOKU.COM --- Kepolisian Daerah Metro Jaya, mengungkap sejumlah kasus kasus perampasan dan perampokan (begal) terhadap pengendara sepeda di Jakarta. Tujuh tersangka ditangkap, termasuk pembegal terhadap seorang perwira Marinir TNI-AL.
Ketujuh tersangka kerap beraksi di berbagai tempat di Jakarta.
Kepala Bidanng Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, penangkap itu berdasarkan 14 laporan polisi yang masuk ke pihak kepolisian, mulai laporan ke Polsek sampai laporan ke Polda Metro Jaya.
"Setelah membentuk tim khusus, kami mengungkap tujuh pelaku. Setiap ditanya sudah 7 kali, 5 kali pajak. Jadi kalau dihitung harusnya LP-nya sudah banyak tetapi lapornya cuman 14," kata Yusri seperti dikutip Tribunnews.com di Jakarta, Senin (2 / 11).
Menurut Yusri, banyak pesepeda korban yang tidak melaporkan kejadian, sehingga polisi menjadi nyonya sendiri untuk mengungkap kasus tersebut.
"Yang kami sayang kan, korban yang tidak melaporkan, nanti setelah virus di medsos baru mereka datang untuk melapor. Jadi, seharusnya setelah kejadian korban harusnya segera melapor agar bisa langsung kita kejar," katanya.
Yusri menyampaikan, salah satu kasus begal sepeda yang diungkap kejadian yang menimpa Kolonel Marinir Pangestu Widiatmoko.
Kolonel Pangestu menjadi korban pembegalan di Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (26/10). Ketika itu, Pangestu tengah bersepeda dari kediamannya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.
Pelaku berupaya mengambil tas korban. Namun, upaya itu gagal setelah Pangestu melakukan perlawanan.
Pangestu pun terjatuh dari sepedanya, dan mengalami luka robek di pelipis kiri dan memar di bagian kepala belakang.
Setelahnya, pelaku tancap gas escapement. Sementara Pangestu dibawa ke RS Angkatan Laut oleh anggota Polda Metro Jaya.
"Nah besok akan disampaikan Pak Kapolda. Perkembangan termasuk kepada marinir yang dibegal ini sudah ada perkembangan yang bagus dan sudah bisa menangkap pelakunya," katanya.
Sumber: Tribunnews.com
