Diminta Berhenti 2 Pengemudi Motor Nekat Tabrak Brigadir Dodi dan Ajak Duel, Ternyata Mereka Bawa Barang
Diminta Berhenti 2 Pengemudi Motor Nekat Tabrak Brigadir Dodi dan Ajak Duel, Ternyata Mereka Bawa Barang
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Dua orang yang berhasil sepeda motor di Lampung tak mau berhenti ketika distop Brigadir Dodi.
Justru kedua pria ini, tancap gas, mereka nekat menabrak Brigadir Dodi.
Melihat aksi nekat ini, Brigadir Dodi tak tinggal dia, sedikit menghindar dia tetap masuk dan menyergap dua motor yang sudah mencurigakan gerak-geriknya.
Pengedara motor berikut gambar yang dibonceng kemudian jatuh, namun Brigadir Dodi Ditabrak juga.
Meski begitu, Brigadir Dodi sudah menghindar dan balik menyergap itu tak kurang satu apapun.
Hanya saja dia harus menghadapi pelaku kejahatan yang kemudian diketahui membawa Narkoba jenis Sabu.
Berikut ini fakta dan kronologis bagaimana Brigadir Dodi harus menghadapi salah satu pelaku yang melawan, sementara pelaku lainnya menggunakan kesempatan itu untuk dilarikan diri:
Dilansir dari kompas.com, berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, Anggota polisi Satuan Lalu Lintas Bandar Lampung bernama Brigadis Dodi, justru ditabrak dua pemilik narkoba di Tugu Patung Radin Intan II, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung pada Sabtu (14/11/2020) pagi .
Diungkapkan oleh Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung AKP Rafly Yusuf Nugraha, bahwa kejadian itu berawal saat anggotanya, Brigadir Dodi Aprian, pelaku sepeda motor yang tak memakai plat nomor.
"Petugas percobaan mereka (pelaku) karena ada lalu lintas lintas sepeda motornya tidak berpelat," kata Rafly.
Kemudian, setelah didekati dan baik-baik saja, kedua pelaku yang berinisial M dan justru berusaha kabur.
Melihat hal itu, Brigadir Dodi mencoba menghalanginya.
Akibatnya, Brigadir Dodi tertabrak hingga sepeda motor pelaku jatuh.
Brigadir Dodi langsung bangkit dan naik ke arah pelaku M lalu meringkusnya. Namun pelaku M Justru melawan.
Di tengah-tengah pelaku yang mengamuk itu, pelaku lainnnya yang dibonceng malah ambil langkah seribu.
"Pelaku J yang berada di peringkat boncengan kabur ke arah kampus Poltekkes," kata Rafly.
Melihat hal itu, Brigadir Dodi kemudian bergerak cepat meringkus dan perlawanan M.
Sementara itu, Brigadir Dodi yang sudah menghubungi rekannya kemudian mendaptakan tenaga tambahan, dua anggota polisi yang datang ini, kemudian membantu mengejar J.
Kedua anggota polisi tersebut, yakni Aiptu Toto Wardoyo dan Brigadir Hendriadi.
Meski kabur J dapat diringkus, meski dari keterangan anggotanya, J juga telah melakukan perlawanan saat dikendalikan.
"Sempat terjadi perlawanan saat pelaku J ditangkap.
"Pasti berhasil diringkus," kata Rafly.
Setelah berhasil ditangkap, polisi menemukan tiga paket sabu-sabu dari kedua pelaku dan uang tunai sebesar Rp 657.000.
Sudah kami serahkan ke Satnarkoba Polresta Bandar Lampung untuk melayani lebih lanjut, "kata Rafly.
Sumber: palembang.tribunnews.com
